Minggu, 05 Juni 2016

" Terimah Kasih "


          Leadership…..
Selama saya belajar mata kuliah Leadership. Saya sadar bahwa mata kuliah ini tidak semata mata saya ambil karena ingin meraih dan mendapatkan nilai yang tertulis untuk menunjang KHS diakhir semester tapi yang sangat penting adalah. Saya belajar dan mendapatkan nilai nilai kehidupan yang membuat pemikiran dan pandangan saya lebih terbuka. Dalam kehidupan sehari hari yang saya jalani ternyata  ada banyak hal kecil yang saya atau kita sepelekan, karena menurut  kita itu tidak akan berdampak untuk diri kita. Tapi kenyataannya dari hal kecil tersebut justru memiliki nilai tersendiri dan bisa membawa kita kepada hal yang luar biasa. Saya pribadi terkadang dalam kehidupan sehari hari cepat mengambil kesimpulan yang negatif ataupun yang positif mengenai sebuah hal. Tapi semenjak saya belajar mata kuliah Leadership wawasan saya lebih terbuka untuk berpikir kritis dan harus lebih teliti melihat keeadaan yang ada disekeliling kita. Selama ini saya tidak memiliki jadwal yang jelas untuk menjalankan tugas dan aktivitas saya sehari hari. Saya malah menyepelekannya, dan pada akhirya hasil yang saya dapat tidak maksimal.
            Semenjak saya belajar Leadership saya mulai merancang dan menjalankan aktiviatas dan tugas saya secara teratur dan lebih konsisten. Belajar untuk respect dengan lingukngan lebih proaktif, merubah kebiasaan buruk perlahan lahan menjadi lebih baik lagi. Mengontrol emosi, memahami kelemahan dan kemampuan yang kita miliki. Saya pun terus belajar untuk bisa lebih konsisten dan bersikap propesional. Ada banyak hal nilai kehidupan yang saya dapatkan dalam mata kuliah Leadership. Saya tidak akan menuliskan semua hal yang saya dapatkan dalam mata kuliah Leadership dengan panjang lebar karena ada banyak hal yang benar saya dapatkan. Yang jelas saya tidak mau hanya banyak berbicara tapi mari saya dan kita lihat perubahan dan action saya dalam kehidupan sehari hari sudahkah saya berubah menjadi pribadi yang lebih baik dan menjalani kehidupan saya dengan tidak sia sia.
            Terima kasih kepada Tuhan yang telah memberikan alat atau perantara kepada saya pribadi yaitu Ibu Deasy Sanger yang tidak hanya meenjalankan tugas untuk menjalankan tugas sebagai dosen mata kuliah Leadership tetapi yang penting bagi saya nilai kehidupan, pengalaman, ilmu, pengetahuan yang Ibu Deasy miliki untuk dibagikan kepada saya pribadi.
            Tuhan akan selalu melindungi dan memberkati Ibu dalam menjalakan tugas dan tanggung jawab Ibu karena saya tau Ibu melakukan ini semua bukan hanya semata mata menjalankan tugas dan kewajiban tetapi Ibu melakukan dengan tulus, sabar, sukacita, saling menghargai dan sama sama terus belajar dan belajar bagaimana kehidupan yang sesungguhnya, untuk kita dapat meraih masa depan yang carah.


Tuhan Memberkati

Minggu, 08 Mei 2016

Strategi

       Saya memiliki mimpi suatu hari nanti saya pasti akan menjadi seorang pemimpin yang sukses dan mempunyai integritas yang baik. Tapi, saya sadar kalau mimpi dan harapan saya untuk menjadi seorang pemimpin tidak datang begitu saja tanpa adanya perjuangan dan kerja keras. Dengan kelebihan dan kelemahan yang saya miliki akan dapat membantu saya untuk meraih semua itu. Pemimpin akan terbentuk dari suatu proses yang terjadi didalamnya. Step by step akan dilalui,suka-duka , dan dimulai dari ha-hal yang kecil sampai pada hal-hal yang luar biasa yang bisa kita hasilkan. Jadi, belajar untuk menjadi pemimpin sesungguhnya telah saya lakukan dari saya kecil (pada saat masuk TK – saat ini). Contohnya, ketika saya kecil belajar makan sendiri, berdoa, menjadi ketua kelas dan masih banyak lagi. Tatapi, menjadi pemimpin yang sukses dan baik dimasa depan tidaklah muda. Apalagi dengan saya memiliki karakter yang kadang-kadang sulit untuk konsisten. Disaat semangat sangat semangat  tatapi disaat lagi down yang sangat galau. Jadi, saya sadar dengan sikap yang saya miliki tersebut haruslah diubahkan menjadi lebih baik agar saya dapat menjalani semua itu dengan baik. Saya harus bisa memiliki karakter yang baik terlebih dahulu dan lebih konsisten dan tidak bersikap datang-datangan. Agar saya bisa mengontrol diri saya sendiri. Dan saat ini saya mulai belajar untuk sedikit demi sedikit membuat diri saya dan kehidupan saya untuk dapat menerima semua kekurangan dan kelebihkanku. Berusaha memperbaiki dan menggali potensi diri yang bisa menunjang usaha saya kedepan. Amin

Jumat, 01 April 2016

WIN-WIN

Dalam realita kehidupan saat ini, tidak sedikit orang menerapkan sikap hidup yang mengharapkan kemenangan bersama. Kebanyakan dalam kehidupan ini menginginkan untuk menang sendiri tanpa memikirkan orang lain. Dalam kehidupan saya pribadi, menurut saya lebih menerapkan sikap hidup yang Win-Win (Menang-menang). Kemenangan bersama dan memikirkan pihak lain. Dalam kehidupan ini, saya menginginkan untuk menang, tapi tanpa merugikan orang lain melainkan memikirkan dan  mencari solusi agar kemenangan bersama dapat diraih.Apa yang dimaksud dengan menang-menang? Apakah mungkin dalam hidup ini kita terhadap orang di sekitar kita menerapkan Menang-menang??? Karena pada dasarnya setiap orang inginnya Menang… tidak mau sedikitpun mendapatkan kata Kalah dalam hidupnya… Betul???
Jadi apa sebenarnya dengan menang-menang ini???
Menang-menang adalah prinsip dalam kehidupan kita dengan orang lain ( kerja sama) yang akan menghasilkan keuntungan dua belah pihak. Tidak merugikan satu sama lainnya. Berpikir bahwa kita hidup di dunia saling membutuhkan karena itu saya ingin orang lain juga bahagia dengan keberadaan kita di sisinya, demikian juga orang lain ingin saya bahagia di sisinya.Bagaimana caranya? Sedangkan setiap orang selalu ingin merasa menang sendiri yang penting adalah saya menang “ga peduli orang lain”
Kenapa setiap orang berpikir seperti itu? karena masing-masing merasa keterbatasan dalam hidup ini bahwa segalanya itu sangat terbatas sehingga harus dia miliki orang lain masa bodoh. Padahal segala sesuatu di dunia ini tidak terbatas…. Waktu… apakah terbatas??? Udara apakah terbatas???? Prinsip ini yang diperlukan dalam menerapkan Win Win. Semua ada untuk semuanya artinya segalanya cukup untuk semua orang yang ada. Sulit? Yah  sulit menerima konsep ini karena kita seringkali dipenuhi dengan prinsip egoisme kita…
Contoh menang-menang dalam kehidupan sehari-hari:
1.      Dalam hal proses pembelajaran diperkuliahan. Apabila saya sudah mengerti tentang suatu materi ajar sedangkan masih ada teman-teman lain yang belum mengerti, saya akan membantu mereka untuk mengerti tentang materi ajar itu sehingga kami bisa mengerti bersama-sama tentang meteri ajar itu.
2.      Apabila saya menjadi seorang ketua panitia. Dalam hal proses mencapai keberhasilan acara itu, teman-teman saya tidak bekerja sendiri. Pasti saya ikut membantu mereka dalam bidangnya masing-masing dan apabila mereka mengalami kesulitan, saya akan membantu mereka. Setelah acara itu berhasil, saya tidak akan bilang ini karena saya tetapi saya akan bilang bahwa keberhasilan ini adalah karena kita semua.

Ingat: WIN WIN BUKAN BERARTI MENGALAH… tapi berpikir ulang untuk kebersamaan dan sama-sama menguntungkan…

Minggu, 27 Maret 2016

Film The Freedom Writer

·         Visi :

”Berusaha dan berjuang semaksimal mungkin untuk dapat mengubah paradigma yang salah, tentang kehidupan yang bisa membuat kita tidak bisa meraih cita-cita dan kesuksesan.”

·         Misi :
            -Membuat dan melakukan pendekatan dengan berbagai cara dan dikemas dengan                       semenarik  mungkin.
             -Membangkitkan semangat belajar siwa-siswi dengan penuh perjuangan yang tidak                   mudah.

·         Proaktif
                         -Penuh dengan inisiatif
                         -Memiliki aksi yang sangat luar biasa, diluar dengan apa yang bisa Ia lakukan
                         -Pengendalian diri ,moods yang sangat baik saat menghadapi siswa-siswi dengan                                   keberadaan mereka
                         -Bertanggung jawab tinggi untuk mewujudkan visinya yaitu memajukan siswa-siswi                             membangun kembali minat belajar, berprestasi, dan bisa melihat masa depan yang                               lebih cemerlang.

·         Utamakan yang utama
-Menggunakan waktu luang untuk bekerja demi mendukung pembelajaran siswa-siswi misalnya membeli buku-buku baru dan menarik.


Tidak harus menjadi seorang Pejabat atau Petinggi untuk dapat merubah hal yang tidak mungkin menjadi mungkin, yang terpenting perjuangan dan usaha yang maksimal. Sekecil apapun hal yang kita lakukan untuk sebuah perubahan untuk tujuan yang baik akan sangat bermanfaat dan kita dapat melakukan hal yang luar biasa. Dan disertai dengan doa.

            

Sabtu, 19 Maret 2016

"PERANAN DAN GOL-GOL"

PERANAN                                          Gol-gol


PRIBADI                                -Membuat Visi  dan Misi kedepannya
                                                -Beribadah ( baca Alkitab)
                                                -Menjaga kesehatan

ANAK                                     -Telfon Orang Tua
                                                -Mengelolah uang yang dikirimkan Orang Tua dengan sebaiknya

SAHABAT                              -Berbagi cerita kebahagiaan dan dukap
                                                -Mendengarkan saat curhat

MAHASISWI                         -Belajar dan mengerjakan tugas
                                                -Menaati peraturan kampus
                                                -Tidak terlambat
                                                -Bersosalisasi

ANGGOTA                             -Latihan paduan suara untuk persiapan pencarian dana
PADUAN SUARA GEREJA

PACAR                                    Gereja dan Pelayan bersama
                                                -Latihan Paduan Suara Bersama
                                                -Jalan dan makan bersama

SAUDARA                             -Telfon sauadara
                                                -Mengunjungi saudara/keluarga

PENGURUS HME                 -Mengurus  Expert Sharing Teknik Elektro
                                                -Bersama-sama menjalankan program kerja Himpunan
                                                -Membuat Surat

PENGURUS ASRAMA          -Menjalankan tugas keamanan
                                                -Mengontrol setiap hari keadaan dan keamanan asrama

GURU SEKOLAH MINGGU -Melakukan Persiapan
                                                -Mengajar sekolah minggu

PENGURUS GEREJA            -Pelayanan ( Singers)
                                                -Menjalankan dan memikirkan rencana kegiatan Sidang Klasis Pemuda



Minggu, 13 Maret 2016

"MY STORY"




Hidup memang bermakna ketika kita dapat mencapai apa yang kita impikan dalam hidup ini dapat kita capai dengan hasil yang maksimal. Dan dunia akan indah saat orang-orang yang ada disekeliling kita menyanyangi, menghargai setiap apa yang kita lakukan, bahkan terlebih turut merasakan kebahagiaan seperti yang kita rasakan.


  Inilah kisah dan sejarah perjalanan hidup dan karirku hingga saya bisa sampe saat ini.


Berangkat dari kelurga kecil yang melahirkan saya , merawat, membesarkan dan bisa sampai seperti ini karena keluarga yang begitu mengasihi dan selalu ada buat saya.Saya tidak berasal dari kota daerah/kota terkenal, tapi saya berasal dari kota yang jauh disana namun sangat indah dan nyaman yah “Sulawesi-Selatan” (Tana Toraja) namanya.Saya TK, SD, SMP, dan bahkan SMA dikampung setelah itu melanjutkan perkuliahan di Universitas Kristen Krida Wacana tepatnya di Jakarta Barat, Teknik Elektro (S1), Universitas Indonesia Management Pendidikan (S2). Hingga pada saat ini saya menjadi Pimpinan disekaligus 2 Perusahan di Jakarta dan Sulawesi dalam bidang Teknik Elektro dan Yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan hingga Studio music sekaligus tempat les music. Dan yang paling terutama ialah saya bisa membahagiakan dan membanggakan Orang Tua dan Keluarga saya serta anak-anak saya pun saat ini memiliki gelar dari Perguruan Tinggi ternama.


     Tidak mudah untuk mencapai karir yang demikian berdoa, berjuang/berusaha, butuh extra karakter yang baik, disiplin,kesabaran, ketulusan, sukacita, kejujuran, dan interaksi yang baik  dengansesama.Suka duka saya lalui tidaklah sedikit dan tidaklah mudah untuk dijalani.Masalah waktu, tenaga, pikiran, lingkungan, ejekan orang, iri hati, dll.Begitu sangat mengambil peranan penting dalam hidup ini.Sekarang ini saya telah mencapai semua impian saya menjadi kenyataan bukan hanya dalam hal karir tapi juga kebahagiaan keluarga.Saya sangat bangga dan bahagia tidak hanya mencapai semua impian dan mempunyai segalanya yang menurut sebagian orang menjadikan itu kebahagiaan utamanya. Tapi tidak bagi saya! disaat sekarang ini saya sangat bersyukur kepada Tuhan atas pemeliharaannya dalam sepanjang kehidupan saya, satu-satunya yang selalu ada dimanapun saya berada dan kapanpun saya butuhkan, dan bahkan memberikan saya keluarga yang sangat  peduli, mengasihi, sayang, support, perhatian, dan sebagainya.


Sungguh luar biasa Tuhan memberikan itu semua kepada saya dan teman-teman saya yang selalu ada buat saya sampai saat ini. Suami dan anak-anak yang saya miliki saat ini juga ikut berjuang sekuat tenaga dalam pekerjaannya hingga Ia juga dapat mencapai apa yang Ia impikan dalam hidupnya dan disela-sela kesibukannya Ia pun selalu bisa memberikan waktunya untuk keluarga. Dan bahkan anak-anak pun belajar dengan giat dan sungguh-sungguh hingga dapat membanggakan orang tua mereka dan sangat bahagia atas apayang  mereka capai di sekolah maupun diluar. Di saat kami telah memiliki semua hal yang menurut duniawi sudah sangat mewah dan membuat hidup ini bahagia dan sejahtera.Tapi kami sekeluarga tidak hanya berpikir sampai disitu, kami juga memprioritaskan hidup kami untuk turut ikut mengambil bagian dalam pelayanan dan ungkapan syukur kami kepada Tuhan baik digereja maupun diluar gereja.


Sungguh dalam hidup ini saya sangat bahagia dan senang dengan apa yang saya capai saat ini sangat puas rasanya dan begitu indah perjalan hidup yang saya lalui, begitu berartinya dalam hidup saya karena begitu banyak hal yang saya bisa pelajari untuk menjadikan saya lebih baik dan lebih baik lagi kedepannya.


              Tidaklah mudah mencapai semua impian kita dalam hidup ini baik karir dan kelurga menjadi kenyataan dan merasakan kepuasaan dalam diri dan hidup kita. Tetapi ada banyak tantangan yang harus dilalui dan persoalan hidup yang akan menguji sampai dimana kemampuan dan perjuangan kita. Maju terus pantang menyerah, bersusah-susah dahulu bersenang-senang kemudian, suatu hari nanti kamu akan mendapatkan dan mencapai semua impian kamu ketika kamu berjuang keras. Ciptakan kebahagiaanmu sendiri dan nikmati hidup ini atas apa yang kamu impikan menjadi kenyataan. Dan katakan Hidup ini Indah,saya sangat puas dengan apa yang telah saya capai dalam hidup ini.


      Di usia 30 tahun ini masih banyak impian dan harapan saya kedepannya.Saya telah menyelesaikan S2 sayadan sebaga leaderdi Perusahaan saya masih terus belajar untuk bagaimana caranya menjadi pemimpin yang berkarakter dan membawa perusahaan semakin maju dan orang-orang yang bekerja didalamnya juga terus maju dan berkembang.  Agar Perusahaan dan orang-orang yang berperan didalamnya terus mengalami kemajuan diakhir bulan saya rutin melakukan evaluasi bersama untuk melihat kembali sejauh mana perubahan terjadi yang dan melakukan yang lebih baik lagi.Hingga pada akhirya Perusahaan dan orang-orang didalamnya mencapai kemajuan yang luar biasa.Saya sangat senang dengan pencapaian yang kami usahakan dan perjuangkan selama ini berhasil.Hari terus berganti dan kemajuan terus mengikuti. Hingga suatu hari, saya mendapatkan hadiah terindah yang telah lama saya inginkan  yaitu diberikan tanggung jawab dan kepercayaan untuk memegang disebuah Perusahaan Elektronika di Sulawesi Selatan, sungguh sangat bahagianya mendapatkan berkat tersebut. Tapi disisi lain saya harus bisa membagi waktu dan bisa bertanggung jawab atas tanggung jawab tersebut. Dalam seminggu saya harus bolak-balik Jakarta-Makassar untuk kepentingan tugas.

Tidak mudah untuk menjalinya tetapi saya lakukan itu dengan tulus ikhlas sebagai pelayanan saya atas semua yang Tuhan berikan hingga membuat saya enjoy menjalaninya. Saya terus meningkatkan inovasi, kreatifitas, disiplin, dll hingga kedua-duanya terus maju.Disela-sela kesibukan saya mengurus sekaligus 2 Perusahaan, tapi saya selalu menyempatkan untuk berkumpul bersama keluarga dan berbagi cerita dan kebahagiaan bersama.Sangat bahagia rasanya memiliki keluarga yang begitu harmonis dan mendukung kita dalam setiap pekerjaan yang dilakukan.  Suami juga sangat  setia  mendampingi  saya untuk selalu memikirkan hal-hal baik dan ide-ide yang cemerlang. Hingga pada akhirnya kami berhasil  dan meresmikan Yayasan Pendidikan  Anak Indonesia, dimana dalam hal ini kami merekrut anak-anak yang sangat ingin bersekolah dan mencapai cita-citanya agar dapat bersekolah tanpa harus memikirkan biaya. Dan Puji Tuhan sampai saat ini ada sekitar 150 yang sementara berjuang menuntut Ilmu di berbagi sekolah.Sangat bahagia rasanya melihat mereka dapat tertawa dan menggali potensi mereka masing-masing dan terus belajar, belajar, dengan sungguh-sungguh untuk dapat meraih cita-cita mereka.Kami mengamati dan melihat ada banyak potensi dan bakat music dari mereka-mereka tersebut yang begitu bervariasi dan luar biasa.Karena saya dan Suami saya juga hobby music, kepikiranlah kami untuk mendirikan studio music dan les music.


Hingga tekad kami ini kami terus gumuli dan usahakan hingga akhirnya kami dapat mendirikan studio musik dan les musik tersebut yang bertempat diarea Yayasan tersebut. Bakat dan potensi yang dimiliki anak-anak tersebut puntidak terpendam tetapi dapat berguna bagi sesamanya dan salah satu cara mendapatkan penghasilan sendiri. Dan saya memberikan tanggung jawab dan kreatifitas mereka untuk mengurusnya disamping itu saya mengontrol perkembangan dan kebutuhan mereka.Semua usaha dan Perusahaan yang menjadi tanggung jawab saya saat ini berjalan dengan lancar dan membuat saya merasa bahagia dengan semua itu. Diusia 30 tahun ini saya berhasil menabung mewujudkan cita-cita saya untuk membawa orang tua saya ke Jerusalem kota Mulia dan luar biasa. Sungguh amat berkesan, terharunya, dan bahagia orang tua saya, saat saya mengajakkannya pergi kesana.Inialah semua usaha dan pencapain yang saya raih.


       Saat ini saya sudah berusia 25 tahun, dan Puji Tuhan saya sudah memiliki pasangan (suami) bernama Nelson, dan Ia juga adalah salah satu Pimpinan di Perusahaan Pulau Intan dalam bidang Teknik Sipil. Yah saya bahagia atas pasangan saya karena dalam hidup ini kami bertekad dan bersih keras untuk bersama-sama meraih impian kami dan mencapainya dengan maksimal.Dan bersyukur pula atas kehadiran buah hati yang tersayang dan tercinta yang terus bertumbuh dan berkembang kearah yang lebih baik. Dan sekarang ini saya bisa menjadi Pimpinan di Perusahaan yang bergerak di bidang teknik ektronika, setelah beberapa tahun melewati banyak tahap dan proses. Mulai dari bawahan, karyawan biasa, staf, hingga menjadi Pimpinan.Saat ini pula saya sedang menjalani S2 saya dan berharap bisa secepatnya selesai dan dapat memprrgunakan Ilmu Pengetahuan dan Wawasan yang saya dapatkan dan pelajari.Saya melewati itu semua dengan sangat sabar dan ikhlas hingga membawakan saya bisa seperti ini.Saya menjalankan tugas saya dengan penuh tanggung jawab dan perjuangan yang tidak mudah.Bahkan saya beropsesi dan berharap bisa memegang dua Perusahaan sekaligus diluar pulau Jawa.


Masih  ada banyak hal yang saya harapkan kedepannya mulai dari renacana saya dibulan depan untuk merintis satu Yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan. Dan mulai menabung sedikit-demi sedikit untuk mewujudkan cita-cita saya membawa orang tua saya ke Jerusalem.Extra perjuangan yang tidak mudah untuk menjalani dan mawujudkannya.Keluarga pun dari dulu sampai saat ini mendukung dan menemani saya melewati semuanya.Saya pun demikian menyayangi dan tidak ingin mengecewakannya.Karakter, disiplin, berdoa, tenaga, pikiran, dan ketulusan dibutuhkan dalam mendukung semua ini, dan salah satu bagian yang harus dibutuhkan. Pasti akan selalu ada masalah dan tantangan yang akan menghampiri,dan tidak akan membuat saya menyerah begitu saja. Tetapi selalu berusaha mencari jalan keluarnya dan meyelesaikannya. Dan selalu mengambil sisi positif dan pengalaman apa yang bisa didapat dari hal tersebut.


    Diakhir tahun 2016, saya berkomitmen untuk dapat memegang/pimpinan di Perusahaan, mendapatkan ide Yayasan apa yang bisa saya dirikan dan bisa menabung untuk membawa orang tua saya ke Jerusalem disamping berdoa, usaha, dan perjuangan  yang luar biasa.


         Dalam 5 bulan mendatang saya menargetkan untuk secepat mungkin naik jabatan, memiliki ide-ide yang cemerlang dan memulai dari diri sendiri untuk memanfaatkan segala apa yang ada mulai dari hal-hal yang kecil hingga hal yang luar biasa.


       Visi saya ialah berdoa dan berjuang sekuat tenaga hingga saya dapat menciptakan kebahagiaan dalam hidup saya dan meraih semua impian saya dan dapat menajadi berkat bagi semua orang.



Rabu, 09 Maret 2016

"PEMIMPIN"

     Basuki Tjahya Purnama (Ahok)




               Seseorang dibentuk melalui proses yang tidak mudah, sehingga menjadi seorang pemimpin,seperti Pak Ahok kita semua tahu bagaimana perjuangan dan perjalanan beliau hingga bisa menjadi pemimpin di DKI Jakarta.Ada begitu banyak step by step yang harus ia lewati,dapat dilihat dari perjalan hidup beliau dimulai dari menjadi anggota Komisi II DPR RI,Anggota DPRD Belitung Timur,Asisten Presiden,dll hingga menjadi seperti saat ini.Beliau juga tidak berasal dari sekolah-sekolah yang terkenal,tapi buktinya sekarang beliau bisa menunjukkan dan menjadi pemimpin yang diidolakan sebagian banyak orang.Beliau sangat menikmati proses yang ia jalani dan dalam proses yang dijalaninya tantangan dan masalah pun terkadang datang menghampiri kehidupan beliu,namun itu tidak menjadikannya untuk patah semangat dan menyerah begitu saja.Ia bahkan maju terus,berjuang sekuat tenaga dan memberikan yang terbaik untuk kepentingan banyak orang. Jadi melewati proses demi proses yang mampu kita taklukkan dan jalani akan membentuk kita menjadi seorang pemimpin yang sesungguhnya.

           Memimpin diri sendiri lebih sulit ketimbang memimpin orang lain,mengapa?karena sering kali kita menetapkan standar untuk diri kita sendiri dan berkomitmen untuk menjalankannya,namun pada kenyataannya tidak seperti demikian.Kita malahan mengharapkan orang lain melakukan hal yang kita inginkan/kehendaki (bergantung pada orang lain).Kita bahkan belum sepenuhnya mengenali diri sendiri, batas kemampuan kita,hal prioritas dalam hidup kita dll.Karena yang hanya kita harapkan ialah bergantung pada orang lain dan tidak jarang kita membuat peraturan,pekerjaan,dsb agar orang lain lakukan untuk kepentingan diri sendiri maupun kepentingan umum.Yah,kebanyakan dari mereka dapat melakukannya dengan hasil yang maksimal dibawah pimpinan kita.Tanpa kita sadari jika kita diposisi tersebut akankah kita mampu menyelesaikannya.Ada banyak hal-hal yang kecil yang sering kita sepelekan dalam hal memimpin,kita menganggap itu tidak penting,padahal sebenarnya tanpa kita sadari kita belum mampu menerapkan itu dalam diri kita terlebih dahulu dimulai dari dari hal-hal kecil.Contohnya saja kita menyuruh bahkan menuntut orang lain untuk disiplin,bertanggung jawab,saling memaafkan,mengasihi dan masih banyak lagi.

       Dan kita mau kalau semua hal tersebut orang yang ada disekeliling kita menjalankannya,tapi kenyataannya kita sendiri pun mungkin belum mampu menjalankan semua itu ,kita mungkin bisa saja memperlihatkan dan mencerminkan sikap dan perilaku kalau kita bisa memimpin diri sendiri sekaligus orang lain.Tapi ingat kita tidak bisa membohongi diri kita sendiri sebab hanya diri kita sendirilah yang tau semua tentang kita.Ketika kita mau dan berusaha untuk dapat memimpin diri sendiri mulailah dari diri kita terlebih dahulu,lakukan dengan perlahan-lahan dari hal-hal yang kecil,dan terus dilakukan karena dengan sendirinya kamu akan terbiasa untuk melakukan hal tersebut hingga pada akhirnya kamu bisa melewatinya sehingga kamu berhasil memimpin diri sendiri dan melakukan hal-hal yang luar biasa.

     “Mulailah memimpin diri sendiri secara perlahan-lahan,buang jauh-jauh keinginan untuk selalu bergantung pada orang lain,terus lakukan,maka kamu akan terbiasa dan enjoy menjalaninya sehingga suatu saat kamu pasti bisa melakukan hal-hal yang luar biasa dan menemukan siapa kamu sebenarnya.”

       Hal yang perlu dimiliki oleh seorang pemimpin ialah sikap yang tidak mementingkan diri sendiri dan pengendalian diri sendiri.


Sekian semoga bermanfaat

Minggu, 06 Maret 2016

Proaktif vs Reatif



Lebih Proaktif atau Reaktifkah saya??

Proaktif dan Reaktif memiliki perbedaan,baik dalam hal kebiasaan,sikap,cara pandang,respon kita terhadap apa yang ada disekeliling kita dan pola-pola perilaku.Menurut saya,Proaktif lebih mengarah kepada hal yang membangun (positif) sedangkan Reaktif lebih mengarah kepada hal yang kurang baik (negatif).

                Berbicara tentang seberapa besar saya bersikap reaktif dan proaktif,dalam kehidupan saya itu dapat saya sadari dalam kehidupan saya sehari-hari.Sikap reaktif yang biasa saya cerminkan dalam kehidupan saya sehari-hari  tidak sedikit  contohnya  saja ialah ketika ada hal yang orang lain sampaikan kepada saya dan hal tersebut adalah sebuah hal yang menjadi kebiasaan saya,terkadang saya melontarkan kata-kata “yah,saya memang orangnya seperti itu,mau gimana lagi”padahal seharusnya saya  langsung memikirkan kata-kata tersebut dan berusaha memperbaiki kedepannya,sebab kebiasaan tersebut tidaklah berdampak baik dalam kehidupan saya sendiri.Nah..salah satu sikap inilah yang termasuk dalam sikap yang reaktif,dimana saya terkadang cuek dan pasrah dengan keadaan tersebut.tidak secara cepat dan langsung untuk menerimanya.Contoh yang lainnya lagi yaitu terkadang sikap reaktif yang satu ini tiba-tiba muncul dan mempengaruhi gaya hidup saya yaitu ketergantungan.Saya adalah tipe cewek yang berani dan nekad dalam hal apapun itu,tapi terkadang pula disaat saya mau melakukan sesuatu saya masih menerapkan sikap yang melibatkan untuk menjalankan atau melakukan hal yang sebenarnya bisa saya lakukan dengan sendiri.

Manja dan cengeng saya masih sewaktu-waktu “kumat” dan ketergantungan tersebut pun saya lakukan.Sungguh sikap tersebut berpengaruh dalam kehidupan kita sehari-hari.Bukan hanya itu,saya pun juga terkadang masih saja mengeluarkan kata-kata yaitu seandinya.Seakan-akan saya membayangkan ataupun memikirkan sesuatu hal yang menurut saya baik dan benar untuk saya lakukan,tapi pada kenyataannya saya malah tidak melakukannya dengan maksimal bahkan terkadang pun sama sekali tidak dikerjakan.Dan pada akhirnya, hanya rasa penyesalan sajalah yang dirasakan dan mengatakan kepada diri sendiri andai saja saya begini,saya begitu,saya melakukan hal  tersebut pasti hasilnya maksimal tidak seperti sekarang ini.

Ternyata sikap tersebut masih berpengaruh dan masih saja dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.Sikap reaktif dalam kehidupan ini pada kenyataannya masih sering dijumpai dan bahkan dilakukan,sekalipun itu hanya hal-hal yang kecil saja,tapi ingat sangat berpengaruh dalam kita menjalani kehidupan ini.Jadi,jangan kita sepelekan begitu saja.Lalu bagaimana dengan sikap proaktif,apakah saya juga menerapkannya dalam kehidupan saya pribadi,atau sebaliknya.Yah dari kata proaktif sendiri saya sudah kepikiran pada hal-hal yang berkaitan dengan respon kita atau dengan secaptnya kita bertindak,tidak hanya tinggal diam.Melakukan dan menerapkan dalam kehidupan saya sendiri untuk bersikap proaktif yah..saya pun melakukannya.Bertanggung jawab,berinisiatif,bisa mengendalikan action/moods saya,dan mengerjakan sesuatu hal dengan ketulusan,itu semua saya lakukan dalam kehidupan saya sehari-hari  dan saya enjoy dan suka dengan hal tersebut.Misalkan saya sering diberi kepercayaan dan bertanggung  jawab dengan tugas yang diberikan,saya pasti berusaha untuk menyelesaikan tugas tersebut dengan baik tentunya dengan bertangung jawab penuh seperti saya terlibat dalam kepanitiaan acara,keamanan,pengawas latihan-latihan dll.Pastinya saya selesaikan sampai itu benar-benar berakhir.Kemudian mengambil inisiatif saat keadaan mendesak atau terjadi secara tiba-tiba saya sering mengambil alternatif untuk mengatasi itu semua tanpa ada perintah.Seperti diasrama,karena kami tinggal bersama dan memiliki kebiasaan yang berbeda-beda jadi,terkadang teman-teman masih ada saja yang tidak sadar dengan kerapian dan kebersihan sekitar.Piring kotor menumpuk diember dan tidak ada satupun yang mau mengakui siapa yang habis menggunakannya,yah sampe pada akhirnya piring terebut akan tetap dalam keadaan seperti itu.Saya beberapa kali mengambil tumpukan piring kotor tersebut dan mencucinya tanpa harus ada yang melihat dengan apa yang saya kerjakan.Karena saya sadar akan kebersihan dan kenyamaan.Dan memang dalam kehidupan saya saya selalu berusaha untuk melakukan setiap pekerjaan apapun itu dengan tulus dan hati yang senang tanpa ada paksaan dari orang lain.Dan saya pun selalu belajar dan berusaha untuk mengendalikan diri saya sendiri khusunya moods saya.

Saya tipe cewek yang ketika saya dalam permasalahan hidup dan memiliki pergumulan hidup,saya tidak akan melibatkan orang dengan  apa yang saya alami.Saya akan selalu memberikan dan memperlihatkan pada orang-orang yang ada disekeliling saya yaitu senyum dan sukacita.Karena saya tidak menginginkan orang lain merasa risih atau menjadi tempat pelampiasan dari masalah yang kita hadapi karena pada waktu itu moods kita tidaklah baik.Saya tidak ingin orang yang ada disekeliling saya kehilangan sukacita gara-gara sikap kita.Dan bahkan saya tidak akan menyalahkan orang lain saat hal yang terjadi atau yang kita alami dalam hidup kita,tidak sesuai dengan yang kita harapkan.Jadi,sikap proaktif dalam hidup ini sangat membantu dan berguna,bukan hanya berdampak bagi diri kita sendiri tapi pada orang-orang yang ada disekeliling kita.Saya pribadi tidak mencap diri saya bahwa saya lebih proaktif atau reaktif dalam hidup ini.Tapi saya sadar dan merasa senang disaat saya bersikap yang proaktif dibanding reaktif,karena saya pun bukanlah manusia yang sempurna,sesekali juga terjatuh pada kesalahan yang kecil.Jadi,sikap reakif tersebut pun menghampiri kehidupan saya, tapi saya berusaha dan berjuang untuk tidak membiarkan sikap reaktif itu menonjol pada diri saya.Tapi selalu berusaha untuk belajar,belajar,dan belajar dan merespon untuk hal yang lebih baik dan berdampak baik buat kehidupan kita.

                Nah,disekeliling saya sendiri yang saya amati selama seminggu ini,kebanyakan orang masih melakukan sikap yang reaktif.Seperti tidak mau kalah(keras kepala),ketergantungan,menyalahkan orang lain atas apa yang kita alami,terpaksa melakukan sesuatu dan tidak mau peduli.Sikap Ini masih saya temui dalam kehidupan saya sehari-hari.Yah,walaupun tidak semua yang mereka terapakan sikap yang reaktif tapi,masih sangat sedikit yang memiliki sikap yang proaktif.Ternyata masih sangat sulit bagi kebanyakan orang untuk bersikap yang proaktif dalam hidup ini.Memang tidak mudah untuk menjalankan sikap ini,ketika kita tidak bisa merespon baik dan memulai dari hal-hal yang kecil yang bisa membawa kita lebih baik lagi  kedepannya.Saya sendiri dalam manjalani kehidupan ini melakukan dan menjalani dengan apa yang namanya sikap proaktif dan reaktif hanya saja,selama ini saya belum mengerti dengan kedua istilah tersebut.Dan setelah saya study leadership saya baru tau bagaimana dan apa itu proaktif dan reaktif dalam kehidupan sehari-hari.Selama ini tanpa saya sadari ternyata saya telah melakukan dan menerapkan keduanya.Proaktif dalam diri saya sudah ada bebrapa yang terlihat walaupun tidak menonjol,tapi memang benar lebih proakif dalam kehidupan kita membuat hari-hari kita senang dan enjoi.Namun,bukan berarti saya tidak pernah menjadi orang yang reaktif,saya pun  pernah bahkan beberapa kali,baik dilingkungan sekita saya pun demikian.Benar,kalau disekeliling kita ini kebanyakan orang masih reaktif ketimbang proaktif.


                Jadi lebih proaktiflah dalam hidup ini,karena hal itu dapat membuat kamu lebih baik lagi kedepan dan lebih maju lagi.Mulailah merespon dengan positif dengan berbagai hal yang kita temui dalam hari-harimu.Belajarlah perlahan-lahan untuk tidak terus-menerus menjadi reaktif agar hidupmu lebih bermakna dan bermanfaat bagi semua yang ada disekelilingmu.

Minggu, 28 Februari 2016

"DETERMINISME FISIK"


 "DETERMINISME FISIK"


Saya memiliki kebiasaan yang kurang baik yaitu “dimanjakan” sehingga membuat saya menjadi cengeng (berperasaan) dan sifat ini saya bawa dari kecil hingga pada saat ini.Bagaimana tidak orang tua dan keluarga saya memperlakukan saya demikian.Kondisi ini saya sangat nikmati,diperlakukan dengan sangat hati-hati,semua keinginan saya pun hampir semua diikuti, bukan hanya saya saja yang menyadarikeadaan saya ini melainkan orang-orang yang ada disekeliling.Mereka sering melontarkan kata-kata “udah besar kaya gini,tapi masih aja manja,emang kamu nggak malu”.Nah saya pun dengan entengnya menjawab “mau gimana lagi,orang saya dari sononya udah dimanjakan,sepupu-sepupu saya pun demikian.

Keadaan ini terus-menerus saya jalani tanpa berpikir kedepannya akan jadi seperti apa saya? Orang tua bahkan keluarga memang sangat memanjakan saya dengan segala yang mereka miliki dan bisa lakukan buat saya.Dan saya pun menikmati dan happy dengan semua itu.Tapi setelah saya berkuliah dan tinggal di Jakarta untuk melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi jauh dari orang tua,saya mulai sadar,saya mulai merasakan dampak dari apa yang saya jalani selama ini.Ada kesulitan tersendiri yang saya temui akhir-akhir ini.Perlahan-lahan saya mulai belajar untuk tidak bergantung pada orang tua dan keluarga.Bahkan juga saya kepikiran  akan kata-kata yang pernah dilontarkan orang-orang disekeliling saya.Hari demi hari saya berusaha dan berjuang untuk lepas dari keterikan tersebut,mulai menggali apa yang bisa saya lakukan agar menjadi lebih baik (potensi diri).Yah,meskipun perubahannya hanya terlihat sedikit tapi saya harus sabar dan terus berusaha sampai saya bisa menjadi pribadi yang lebih mandiri lagi.Sekarang saya sudah merasakan ketidaktergantungan tersebut meskipun belum sepenuhnya.Ternyata saya dapat melakukan banyak hal dengan kemampuan saya sendiri dan berani melangkah tanpa ketergantungan terus-menerus.

Begitu sangat bermanfaat dalam saya menjalani hari-hari.Sifat cengeng saya sudah mulai berkurang,orang-orang disekeliling saya pun melihat perubahan pada diri saya,dan yang paling terpenting orang tua saya sangat bersyukur dan bahagia mendengar annaknya sudah tidak ketergantungan lagi.Jadi,tidak ada yang tidak mungkin terjadi dalam kehidupan kita.Kebiasaan buruk dan ketergantungan kitapun dapat ditinggalkan ketika kita sadar akan perubahan yang lebih baik kedepannya.Dan taukah kita dibalik kebiasaan buruk,ketergantungan bahkan keterlatarbelakangan sekalipun, dapat membawa kita pada perubahan yang luar biasa dan membuat kita dapat melakukan hal-hal yang menakjubkan dan sukses dalam meraih cita-cita kita.

Jangan takut dan menghindar ketika kita memiliki sesuatu hal pada diri kita yang tidak begitu baik,tetapi baiklah kita menggali dan menyadari akan keadaan diri kita,serta melihat sisi positif yang dapat membuat kita maju dan menjadi orang yang luar biasa.

Tunjukkan pada sekeliingmu kalau kamu bisa melakukan hal yang diluar dari apa yang mereka pikirkan tentang dirimu..